Pahlawan, Iman, Krisis
Berikut ini adalah cuplikan khotbah dari bapak Pdt Rubin Ong di sesi pertama ibadah doa malam Gereja Bethany Manyar. Bagi t1nez khotbah ini sangatlah memberkati sekali dan menguatkan iman percaya kepada Tuhan.
Prediksi dunia menyatakan bahwa tahun 2012 bukanlah tahun yang penuh kebaikan. Hari-hari kedepan kita akan mengalami begitu banyak kesukaran dan kesusahan. Namun kita percaya orang yang benar tidak akan pernah ditinggalkan. Orang yang benar akan hidup oleh iman percaya kepada Tuhan. Iman yang kuat bukan dibangun karena kata orang atau agama tapi iman yang kuat dibangun oleh pengenalan akan Injil Tuhan.
“Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama.” (2 Tim 3:1-2)
Alkitab menyatakan bahwa dunia akan menghadapi masa-masa yang sangat sukar. Dunia sedang mengalami krisis keuangan yang luar biasa sulit. Orang yang memiliki iman yang kuat harus memiliki pandangan yang memandang kedepan dan wawasan yang luas. Memiliki ketajaman akan apa yang akan terjadi pada hari-hari kedepan. Penyebab orang tidak memiliki iman adalah banyak orang mencintai dirinya sendiri (self centre). Ketika manusia menjadi hamba uang maka uang mnenjadi tuhan dalam hidupnya. Maka keagamaan kita menjadi sia-sia karena peribadahan kita hanya menjadi rutinitas. Oleh karena itu kita harus membangun iman yang kuat dalam Tuhan untuk dapat menghadapi dunia yang semakin jahat ini.
“Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” (Rom 1:16-17)
Billy Graham berkata, “kalau Roh Kudus sudah ditarik dari gereja, mungkin gereja akan tetap berjalan.” Beliau mengingatkan gereja untuk tetap mengandalkan kekuatan Tuhan. Gereja harus bergantung sepenuhnya pada kekuatan Tuhan. Esensi atau fokus gereja adalah kekuatan Tuhan. Iman kita bergantung pada kekuatan Tuhan. Kekuatan Injil yang dasyat dapat diperoleh dari iman yang kuat.
“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” (Ibr 1:1)
Kebangunan iman yang ada pada pahlawan-pahlawan iman dalam Ibrani 11 terjadi dalam krisis kehidupan. Pahlawan, iman dan krisis adalah 3 kata yang terajut menjadi satu. Musuh iman adalah keegoisan manusia. Tuhan Yesus mengalami krisis yang paling sukar adalah ketika Tuhan Yesus berada di taman Getsemani yaitu saat Dia menyerahkan seluruh hakNya, untuk mati dikayu salib. Tuhan Yesus melepaskan segala keegoisanNya dan menaklukkan segala keinginanNya kepada keinginan Bapa di Sorga dan melakukan kehendak BapaNya. Penghayatan kita kepada firman Tuhan menentukan seberapa besar iman kita kepada Tuhan. Kekuatan iman kita bergantung pada perenungan yang dalam kepada firman Tuhan. Akar yang kuat akan dapat membuat kita kuat dalam iman kita.
“Now faith is the substance of things hoped for, the evidence of things not seen.” (Ibr 11:1)
Hari-hari kedepan adalah hari-hari yang penuh dengan kesukaran tapi orang yang benar akan hidup oleh iman percaya. Iman yang kuat dapat diperoleh dari perenungan yang dalam kepada Firman Tuhan. Amin…








